Minggu, 16 November 2014

Tugas 5S

      1.Ciri-Ciri Usaha Kecil :          a.  Manajemen berdiri sendiri,tidak ada pemisahan yang tegas antara pemilik dengan pengelola
              perusahaan.
         b. Modal disediakan oleh seorang pemilik.
         c. Daerah operasinya pada umumnya lokal, tetapi ada beberapa juga yang memiliki orientasi
             luar negeri.
         d. Ukuran perusahaan, baik dari segi total aset, jumlah karyawan, dan sarana prasarana masih
             terbilang kecil kecil.
         e. Jenis barang usahanya tidak selalu tetap, sewaktu-waktu dapat berubah.
         f. Tempat usahanya tidak selalu menetap, sewaktu-waktu dapat pindah tempat.
         g. Umumnya belum memiliki izin usaha atau persyaratan legalitas lainnya termasuk NPWP.
      
       2. Keunggulan Usaha Kecil : 
           a. Inovasi dalam teknologi yang dengan mudah terjadi dalam pengembangan produk.
           b. Hubungan kemanusiaan yang akrab di dalam perusahaan kecil.
           c. Fleksibilitas dan kemampuan menyesuaikan diri terhadap kondisi pasar yang berubah
               dengan cepat dibandingkan dengan perusahaan berskala besar yang pada umumnya
               birokratis.
           d. Terdapat dinamisme manajerial dan peranan kewirausahaan.
           Kelemahan Usaha Kecil
           a.Kesulitan pemasaran Hasil dari studi lintas Negara yang dilakukan oleh James dan
              Akarasanee (1988) di sejumlah Negara ASEAN menyimpulkan salah satu aspek yang terkait
              dengan masalah pemasaran yang umum dihadapi oleh pengusaha UKM adalah tekanan
              tekanan persaingan, baik dipasar domestik dari produk-produk yang serupa buatan
              pengusaha-pengusaha besar dan impor, maupun dipasar ekspor.
           b.Keterbatasan finansial UKM di Indonesia menghadapi dua masalah utama dalam aspek
              finansial antara lain: modal (baik modal awal maupun modal kerja) dan finansial jangka
              panjang untuk investasi yang sangat diperlukan untuk pertumbuhan output jangka panjang.
           c.Keterbatasan Sumber Daya Manusia (SDM) Keterbatasan sumber daya manusia juga
              merupakan salah satu kendala serius bagi UKM di Indonesia, terutama dalam aspek-aspek
              kewirausahaan, manajemen, teknik produksi, pengembangan produk, control kualitas,
              akuntansi, mesin-mesin, organisasi, pemprosesan data, teknik pemasaran, dan penelitian
              pasar. Semua keahlian tersebut sangat diperlukan untuk mempertahankan atau memperbaiki
              kualitas produk, meningkatkan efisiensi dan produktifitas dalam produksi, memperluas
              pangsa pasar dan menembus pasar baru.
          d.Masalah bahan baku Keterbatasan bahan baku dan input-input lain juga sering menjadi salah
              satu masalah serius bagi pertumbuhan output atau kelangsungan produksi bagi UKM di
              Indonesia. Terutama selama masa krisis, banyak sentra-sentra Usaha Kecil dan Menengah
              seperti sepatu dan produk-produk textile mengalami kesulitan mendapatkan bahan baku atau
              input lain karena harganya dalam rupiah menjadi sangat mahal akibat depresiasi nilai tukar
              terhadap dolar AS.
          e.Keterbatasan teknologi Berbeda dengan Negara-negara maju, UKM di Indonesia umumnya
             masih menggunakan teknologi tradisonal dalam bentuk mesin-mesin tua atau alat-alat
             produksi yang sifatnya manual. Keterbelakangan teknologi ini tidak hanya membuat
             rendahnya jumlah produksi dan efisiensi di dalam proses produksi, tetapi juga rendahnya
             kualitas produk yang dibuat serta kesanggupan bagi UKM di Indonesia untuk dapat bersaing
             di pasar global. Keterbatasan teknologi disebabkan oleh banyak faktor seperti keterbatasan
             modal investasi untuk membeli mesin-mesin baru, keterbatasan informasi mengenai
             perkembangan teknologi, dan keterbatasan sumber daya manusia yang dapat mengoperasikan
             mesin-mesin baru.
       3. Wirausaha Wirausaha merupakan seseorang yang menjalankan sebuah bisnis untuk mencapai
            keinginan dalam mencari keuntungan dibisnis yang ia jalankan.
       4. Sikap yang perlu diperhatikan oleh seorang wirausaha dalam rangka membuat bisnisnya
           berhasil:
           a) Lokasi pemasaran yang luas
           b) Selalu memperhatikan kebutuhan masyarakat
           c) Modal yang cukup
           d) Karyawan profesional
           e) Menciptakan produk yang inovativ
           f) Manajemen keuangan yang baik.
       5. Cara yang dapat ditempuh jika seorang ingin menjadi wirausaha
           a) Dengan modal yang cukup
           b) Tekat yang kuat (siap dengan segala risikonya)
           c) Memiliki latar belakang dalam bisnis

    Tidak ada komentar:

    Posting Komentar