- MSDM yaitu suatu ilmu untuk mengatur atau menangani peranan ruang lingkup sumber daya (tenaga kerja) secara efisien dan efektif demi mencapi tujuan bersama perusahaan.
- PerencanaanBagi manajemen sumber daya manusia, perencanaan berarti penentuan terlebih dahulu suatu program manajemen sumber daya manusia yang akan membantu mencapai tujuan-tujuan yang telah ditetapkan perusahaan.PengorganisasianOrganisasi merupakan suatu alat untuk mencapai tujuan. Bagi seorang manajer sumber daya manusia, membentuk suatu organisasi haruslah dengan merencanakan hubungan antara pekerjaan dan factor-faktor fisik, hubungan antara sesama kelompok dan hubungan antara pimpinan secara keseluruhan.PengarahanFungsi ini meliputi bagaimana cara melaksanakan pekerjaan atau bagaimana mengusahakan agar pekerja mau bekerja sesuai dengan yang diinginkan oleh perusahaan.PengawasanPengawasan adalah suatu fungsi manajemen yang menyangkut masalah pengaturan terhadap berbagai kegiatan sesuai dengan rencana manajemen sumber daya manusia yang dirumuskan.
- PengadaanFungsi pengadaan meliputi penetuan program penarikan karyawan baik jumlah, jenis, maupun mutu atau kualitas karyawan serta seleksi dan penempatannya.Pengembangan karyawanFungsi pengembangan karyawan adalah meningkatkan pengetahuan dan ketrampilan karyawan melalui pelatihan atau pendidikan yang dilakukan untuk melaksanakan kegiatan tertentu.KompensasiFungsi kompensasi berhubungan dengan pemberian imbalan atau penghargaan yang adil dan layak bagi kehidupan manusia dan diberikan kepada karyawan atas jasa atau pekerjaan yang telah diberikan untuk mencapai tujuan organisasi.PengintegrasianFunsi pengintegrasian berhubungan dengan penyesuain keinginan individual karyawan dengan keinginan organisasi serta masyarakat.PemeliharaanFungsi pemeliharaan berhubungan dengan usaha untuk mempertahankan dan meningkatkan kondisi para karyawan dan pemeliharaan sifat yang menyenangkan.Pemutusan hubungan kerjaFungsi pemutusan hubungan kerja berhubungan dengan pemisahan karyawan dari organisasi untuk mengembalikan sesuatu kepada masyarakat yang dapat berbentuk pensiun, pemberhentian, pemecatan, atau penempatan diluar perusahaan.
- Training biasanya dilakukan bagi karyawan baru, agar karyawan training ini bisa beradaptasi dengan lingkungan sekitar.
- -Penawaran dan permintaan
-Kemampuan perusahaan
-Organisasi antar tenaga kerja
-Produktivitas tenaga kerja
-Pendidikan dan pengalaman kerja
Senin, 17 November 2014
Tugas 7S
Minggu, 16 November 2014
Tugas 1S
- Aktivitas bisnis merupakan kegiatan yang diakukan oleh seseorang maupun sekelompok orang atau perusahaan yang bergerak dalam bidang jasa atau barang dagang dengan tujuan untuk memperoleh laba dari aktivitas tersebut. Aktivitas bisnis itu tidak luput dari Teknologi, Ekonomi, Sosial dan Budaya.
- Poses input untuk menghasilkan output. Apa maksudnya ? Sumber daya dasar seperti bahan dan tenaga kerja(input) dikelola serta diproses untuk menghasilkan barang dan jasa(output) kepada pelanggan serta dengan tujuan untuk memaksimalkan laba. Hampir setiap perusahaan menerapkan prinsip "Memperoleh laba sebesar-besarnya dengan modal sekecil-kecilnya"
- Tidak lain dan tidak bukan tujuan dari bisnis itu untuk memperoleh laba sebesar-besarnya dengan modal yang sekecil-kecilnya. Tapi disamping itu bisnis juga dilakukan untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari manusia.Maksudnya gimana ? Ya kalo gak ada binis kelangsungan hidup manusia tidak bisa terpenuhi, contohnya manusia membutuhkan makanan, alat mandi, dll untuk memenuhi kelangsungan hidupnya. Sedangkan semua itu dihasilkan oleh orang-orang yang melakukan bisnis, walaupun hanya menjual alat mandi di warung,ya itu namanya bisnis, karena ada transaksi di dalamnya serta ada keuntungan juga pastinya.
- Usaha yang mau saya dirikan yaitu usaha yang kini telah menjadi hobi saya, yaitu Fitness. Ya, saya ingin mendirikan sebuah tempat kebugaran atau biasa sering disebut "GYM". Kenapa? selain itu hobi saya, saya pun sudah berkecimpung dalam dunia krja di tempat fitness. Sedikit demi sedikit saya sudah mengetahui menejemen dari pngelolaan tempat fitness ini. Strategi yang akan saya lakukan dalam menghadapi persaingan agar bisnis saya dapat bertahan yaitu, dengan menjaga kualitas alat fitness yang saya miliki karena itu yang paling penting bagi perusahaan yang bergerak dalam bidang Kebugaran/GYM. Pelanggan akan merasa nyaman bila di tempat kebugaran tersebut memiliki kualitas alat yang bagus sera memiliki kelengkapan alat. Kerena itu salah satu penunjang mereka dalam melakukan FItness.
Tugas 5S
1.Ciri-Ciri Usaha Kecil : a. Manajemen berdiri sendiri,tidak ada pemisahan yang tegas antara pemilik dengan pengelola
perusahaan.
b. Modal disediakan oleh seorang pemilik.
c. Daerah operasinya pada umumnya lokal, tetapi ada beberapa juga yang memiliki orientasi
luar negeri.
d. Ukuran perusahaan, baik dari segi total aset, jumlah karyawan, dan sarana prasarana masih
terbilang kecil kecil.
e. Jenis barang usahanya tidak selalu tetap, sewaktu-waktu dapat berubah.
f. Tempat usahanya tidak selalu menetap, sewaktu-waktu dapat pindah tempat.
g. Umumnya belum memiliki izin usaha atau persyaratan legalitas lainnya termasuk NPWP.
2. Keunggulan Usaha Kecil :
a. Inovasi dalam teknologi yang dengan mudah terjadi dalam pengembangan produk.
b. Hubungan kemanusiaan yang akrab di dalam perusahaan kecil.
c. Fleksibilitas dan kemampuan menyesuaikan diri terhadap kondisi pasar yang berubah
dengan cepat dibandingkan dengan perusahaan berskala besar yang pada umumnya
birokratis.
d. Terdapat dinamisme manajerial dan peranan kewirausahaan.
Kelemahan Usaha Kecil
a.Kesulitan pemasaran Hasil dari studi lintas Negara yang dilakukan oleh James dan
Akarasanee (1988) di sejumlah Negara ASEAN menyimpulkan salah satu aspek yang terkait
dengan masalah pemasaran yang umum dihadapi oleh pengusaha UKM adalah tekanan
tekanan persaingan, baik dipasar domestik dari produk-produk yang serupa buatan
pengusaha-pengusaha besar dan impor, maupun dipasar ekspor.
b.Keterbatasan finansial UKM di Indonesia menghadapi dua masalah utama dalam aspek
finansial antara lain: modal (baik modal awal maupun modal kerja) dan finansial jangka
panjang untuk investasi yang sangat diperlukan untuk pertumbuhan output jangka panjang.
c.Keterbatasan Sumber Daya Manusia (SDM) Keterbatasan sumber daya manusia juga
merupakan salah satu kendala serius bagi UKM di Indonesia, terutama dalam aspek-aspek
kewirausahaan, manajemen, teknik produksi, pengembangan produk, control kualitas,
akuntansi, mesin-mesin, organisasi, pemprosesan data, teknik pemasaran, dan penelitian
pasar. Semua keahlian tersebut sangat diperlukan untuk mempertahankan atau memperbaiki
kualitas produk, meningkatkan efisiensi dan produktifitas dalam produksi, memperluas
pangsa pasar dan menembus pasar baru.
d.Masalah bahan baku Keterbatasan bahan baku dan input-input lain juga sering menjadi salah
satu masalah serius bagi pertumbuhan output atau kelangsungan produksi bagi UKM di
Indonesia. Terutama selama masa krisis, banyak sentra-sentra Usaha Kecil dan Menengah
seperti sepatu dan produk-produk textile mengalami kesulitan mendapatkan bahan baku atau
input lain karena harganya dalam rupiah menjadi sangat mahal akibat depresiasi nilai tukar
terhadap dolar AS.
e.Keterbatasan teknologi Berbeda dengan Negara-negara maju, UKM di Indonesia umumnya
masih menggunakan teknologi tradisonal dalam bentuk mesin-mesin tua atau alat-alat
produksi yang sifatnya manual. Keterbelakangan teknologi ini tidak hanya membuat
rendahnya jumlah produksi dan efisiensi di dalam proses produksi, tetapi juga rendahnya
kualitas produk yang dibuat serta kesanggupan bagi UKM di Indonesia untuk dapat bersaing
di pasar global. Keterbatasan teknologi disebabkan oleh banyak faktor seperti keterbatasan
modal investasi untuk membeli mesin-mesin baru, keterbatasan informasi mengenai
perkembangan teknologi, dan keterbatasan sumber daya manusia yang dapat mengoperasikan
mesin-mesin baru.
3. Wirausaha Wirausaha merupakan seseorang yang menjalankan sebuah bisnis untuk mencapai
keinginan dalam mencari keuntungan dibisnis yang ia jalankan.
4. Sikap yang perlu diperhatikan oleh seorang wirausaha dalam rangka membuat bisnisnya
berhasil:
a) Lokasi pemasaran yang luas
b) Selalu memperhatikan kebutuhan masyarakat
c) Modal yang cukup
d) Karyawan profesional
e) Menciptakan produk yang inovativ
f) Manajemen keuangan yang baik.
5. Cara yang dapat ditempuh jika seorang ingin menjadi wirausaha
a) Dengan modal yang cukup
b) Tekat yang kuat (siap dengan segala risikonya)
c) Memiliki latar belakang dalam bisnis
perusahaan.
b. Modal disediakan oleh seorang pemilik.
c. Daerah operasinya pada umumnya lokal, tetapi ada beberapa juga yang memiliki orientasi
luar negeri.
d. Ukuran perusahaan, baik dari segi total aset, jumlah karyawan, dan sarana prasarana masih
terbilang kecil kecil.
e. Jenis barang usahanya tidak selalu tetap, sewaktu-waktu dapat berubah.
f. Tempat usahanya tidak selalu menetap, sewaktu-waktu dapat pindah tempat.
g. Umumnya belum memiliki izin usaha atau persyaratan legalitas lainnya termasuk NPWP.
2. Keunggulan Usaha Kecil :
a. Inovasi dalam teknologi yang dengan mudah terjadi dalam pengembangan produk.
b. Hubungan kemanusiaan yang akrab di dalam perusahaan kecil.
c. Fleksibilitas dan kemampuan menyesuaikan diri terhadap kondisi pasar yang berubah
dengan cepat dibandingkan dengan perusahaan berskala besar yang pada umumnya
birokratis.
d. Terdapat dinamisme manajerial dan peranan kewirausahaan.
Kelemahan Usaha Kecil
a.Kesulitan pemasaran Hasil dari studi lintas Negara yang dilakukan oleh James dan
Akarasanee (1988) di sejumlah Negara ASEAN menyimpulkan salah satu aspek yang terkait
dengan masalah pemasaran yang umum dihadapi oleh pengusaha UKM adalah tekanan
tekanan persaingan, baik dipasar domestik dari produk-produk yang serupa buatan
pengusaha-pengusaha besar dan impor, maupun dipasar ekspor.
b.Keterbatasan finansial UKM di Indonesia menghadapi dua masalah utama dalam aspek
finansial antara lain: modal (baik modal awal maupun modal kerja) dan finansial jangka
panjang untuk investasi yang sangat diperlukan untuk pertumbuhan output jangka panjang.
c.Keterbatasan Sumber Daya Manusia (SDM) Keterbatasan sumber daya manusia juga
merupakan salah satu kendala serius bagi UKM di Indonesia, terutama dalam aspek-aspek
kewirausahaan, manajemen, teknik produksi, pengembangan produk, control kualitas,
akuntansi, mesin-mesin, organisasi, pemprosesan data, teknik pemasaran, dan penelitian
pasar. Semua keahlian tersebut sangat diperlukan untuk mempertahankan atau memperbaiki
kualitas produk, meningkatkan efisiensi dan produktifitas dalam produksi, memperluas
pangsa pasar dan menembus pasar baru.
d.Masalah bahan baku Keterbatasan bahan baku dan input-input lain juga sering menjadi salah
satu masalah serius bagi pertumbuhan output atau kelangsungan produksi bagi UKM di
Indonesia. Terutama selama masa krisis, banyak sentra-sentra Usaha Kecil dan Menengah
seperti sepatu dan produk-produk textile mengalami kesulitan mendapatkan bahan baku atau
input lain karena harganya dalam rupiah menjadi sangat mahal akibat depresiasi nilai tukar
terhadap dolar AS.
e.Keterbatasan teknologi Berbeda dengan Negara-negara maju, UKM di Indonesia umumnya
masih menggunakan teknologi tradisonal dalam bentuk mesin-mesin tua atau alat-alat
produksi yang sifatnya manual. Keterbelakangan teknologi ini tidak hanya membuat
rendahnya jumlah produksi dan efisiensi di dalam proses produksi, tetapi juga rendahnya
kualitas produk yang dibuat serta kesanggupan bagi UKM di Indonesia untuk dapat bersaing
di pasar global. Keterbatasan teknologi disebabkan oleh banyak faktor seperti keterbatasan
modal investasi untuk membeli mesin-mesin baru, keterbatasan informasi mengenai
perkembangan teknologi, dan keterbatasan sumber daya manusia yang dapat mengoperasikan
mesin-mesin baru.
3. Wirausaha Wirausaha merupakan seseorang yang menjalankan sebuah bisnis untuk mencapai
keinginan dalam mencari keuntungan dibisnis yang ia jalankan.
4. Sikap yang perlu diperhatikan oleh seorang wirausaha dalam rangka membuat bisnisnya
berhasil:
a) Lokasi pemasaran yang luas
b) Selalu memperhatikan kebutuhan masyarakat
c) Modal yang cukup
d) Karyawan profesional
e) Menciptakan produk yang inovativ
f) Manajemen keuangan yang baik.
5. Cara yang dapat ditempuh jika seorang ingin menjadi wirausaha
a) Dengan modal yang cukup
b) Tekat yang kuat (siap dengan segala risikonya)
c) Memiliki latar belakang dalam bisnis
Tugas 6S
- -Organisasi adalah sekelompok orang dalam suatu wadah untuk mewujudkan suatu tujuan bersama.
-Organisasi sebagai badan adalah dalam arti badan organisasi memiliki arti sebagai kelompok orang yang bekerja sama untuk mencapai suatu tujuan namun dalam arti bagan organisasi memiliki arti sebagai gambaran sekematis tentang hubungan kerjasama dari orang yang melakukan hubungan demi mencapai tujuan.
-Organisasi sebagai terstruktur adalah organisasi yang tersusun manajemennya untuk mencapai sasaran. - -Rentang Kendali adalah kemampuan manajer atau atasan untuk melakukan pengarahan kepada besarnya jumlah bawahan secara efisien dan efektif.
-Faktor-faktor yang memengaruhi rentang kendali :
1.Sifat dan terperincinya rencana.
2.Dedikasi dan Partisipasi bawahan.
3.Kecakapan & Pengalaman Manager.
4.Dinamis & Statisnya Organisasi. - -Struktur Organisasi Matriks adalah sebuah struktur yang menciptakan garis wewenang ganda dan menggabungkan departementalisasi fungsional dan produk.
-Keunggulan :
1. Memungkinkan untuk merespon pada beberapa sektor lingkungan secara serentak.
2.Banyak jalur untuk melakukan komunikasi.
3.Sesuai untuk beban kerja yang fluktuatif.
4.Tujuan proyek menjadi lebih jelas.
-Kelemahan :
1.Strukturnya sangat rumit.
2.Memungkinkan timbulnya dualisme kepemimpinan.
3.Relatif sulit karena terdapat kepentingan ganda sehingga memerlukan koordinasi kuat. - -Organisasi Formal adalah organisasi
yang dibentuk secara sadar dan mempunyai tujuan tertentu yang disadari
pula dengan menggunakan sistem tugas.
-Ciri-Ciri Organisasi Formal :
Suatu organisasi terdiri dari hubungan-hubungan yang ditetapkan antara jabatan-jabatan.
Blok-blok bangunan dasar dari organisasi formal adalah jabatan-jabatan.
-Organisasi Informal adalah kumpulan dari dua orang atau lebih yang telibat pada suatu aktifitas serta tujuan bersama yang tidak disadari.
-Ciri-Ciri Organisasi Informal :
- Lepas
- Tidak terumuskan
- Spontan
- Fleksibel
satu titik didalam organisasi. Desentralisasi kebalikan dari sentralisasi.
Langganan:
Postingan (Atom)